Featured Post

Komik Islami Tentang ilmu

Gambar
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (Qs. At-Tin [95]: 4) Jangan sepelekan bercermin! Dengan cermin, orang yang hatinya berpenyakit akan terlena dengan paras, takjub dengan rupa, tanpa ingat untuk bersyukur pada yang telah mencipta. Dengan cermin, orang yang kurang bersyukur akan mengeluhkan titik noda dan jerawat kecil. Dia lupa dengan nikmat sehatnya permukaan kulit yang lainnya, dan hanya berfokus pada satu kecil noda.  Maka seutas  doa singkat itu mudah mudahan dapat menarik kita dari kebanggaan melambung, atau dari ketidak syukuran diri atas nikmat sebaik-baik ciptaan Dia Yang Maha Mencipta. Ada hikmah dari indahnya paras, karena di balik keindahan itu ada pula ujian untuk bersyukur atau kufur. Pun, di balik noda titik jerawat atau sedikit cacat itu ada hikmah pula, bahwa Allah telah menciptakan kita dengan sebaik-baik penciptaan. Maka maukah kita bersyukur? Komik Islami Lainnnya...

Ahlus Sunnah Menyelamatkan Manusia Dari Kesesatan

AHLUS SUNNAH MEMBANTAH KESALAHAN HANYALAH UNTUK MENYELAMATKAN MANUSIA DARI KESESATAN

Jepara Bertobat
.
Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmy rahimahullah
.
Tidak ada yang mendorong kita untuk membantah hizbiyah, mendakwahkan manhaj Salaf, mengajak untuk mengikuti Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, selain untuk mengajak manusia kepada kebaikan. Kita ingin menyelamatkan saudara-saudara kita dan kita juga ingin meraih pahala untuk diri kita ketika kita mendakwahi mereka.Nabi shallallahu alaihi was sallam bersabda:
.
مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا، وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا
.
“Siapa saja yang mengajak kepada petunjuk, maka dia mendapatkan pahala semisal pahala siapa saja yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Sebaliknya siapa saja yang mengajak kepada kesesatan, maka dia mendapatkan dosa semisal dosa-dosa siapa saja yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikit pun.” (Shahih Muslim no. 2674)
.
Jadi tujuan kita dari semua itu bukanlah karena kedengkian kepada seseorang atau marah kepadanya karena dunia. Bukan itu, demi Allah yang tidak ada yang berhak untuk disembah dengan benar kecuali Dia. Kita tidak menginginkan hal semacam ini, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala mengetahui bahwa merupakan kedustaan dan penyesatan ketika mereka menuduh Salafiyun dengan tuduhan semacam ini. Saya tidak mengatakan tentang diri saya saja, walaupun saya yakin dari dalam hati saya, tetapi saya mengetahui saudara-saudaraku Salafiyun bahwa tidak ada yang mendorong mereka untuk melakukan ini semua kecuali mengatakan kebenaran dan mendakwahkan kebenaran. Dan orang yang mengatakan tuduhan semacam ini maka dia tidak pantas untuk belajar kepadanya walaupun dia memiliki ilmu, kecuali dia bertaubat kepada Allah. Ketika dikabarkan kepada Imam Ahmad bin Hanbal bahwa Ibnu Abi Qutailah di Mekkah mengatakan bahwa Ahli Hadits adalah kaum yang buruk, maka beliau mengatakan: “Dia zindiq, zindiq, zindiq.” Dan beliau mengibaskan pakaiannya
.
.

Komentar

Visitor

Online

Related Post